Catatan Ide sederhana

Tadarusi Ramadhan

Ramadhan, bulan penuh kemuliaan dan keindahan. Alloh telah memuliakan ramadhan dengan dipilhnya bulan uni utk diturunkan sebuah pedoman dunia akhirat,sebuah mukjizat rasul pamungkas dan termulya, sebuah kitab yg alloh berikan pahala bagi pembacanya, lebih lebih penghafal kitab ini, yah kitab alqur'an namanya. Satunya satunya kitab yang alloh sendiri berjanji untuk menjaga kesuciannya Sampai hari nanti.
Selain diturunkan kitab suci abadi ini, dibulan
ramadhan memberikan paket spesial didalamnya "lailatul qadar" sebuah malam yg lebih baik dri malam2 seribu bulan lainnya. Tak hanya itu saja utk memulyakan bulan ini alloh melipat gandakan semua kebaikan yang dikerjakan pada bulan ini, bahkan memberikan gelar muttaqin bagi org yg berhsil memanfaatkn hdupnya dibulan ini, Sebuah gelar bagi hamba yang  berhak memasuki "surga" ,dunia kenikmatan,sebuah pesona tanpa duka nestapa ujian dan cobaaan.disisi kemuliaan2  tsbut, dibulan ini tercipta keindahan lain dibulan ini, antara lain lantunan ayat alquran terdengar  menggema diseluruh penjuru daerah berpenduduk muslim, tak sedikit orang berlomba-lomba utk bersodakah , terlihat dipermpatan perempatan jalan, emperan2 masjid sibuk mempersiapkan dan membgikan makanan ta'jil utk buka puasa.fenomena lainnya, saat bulan ini  setiap waktu solat dinanti nantikan, bahkan suara bedug dan suara adzan magrib menjadi sebuah kerinduan tersendiri, ya inilah sekelumit suasana yg jarang dirasakan diselain bulan ramadhan.
Sebuah bulan yang dri sekian 11 bulan dalam setahun . Wktu yg relatif lama jika kita gunakan untuk menanti tibanya bulan ini. Irioninya dimalam yg ke 15 ini, sdh mulai terlihat perubahan drastis dibanding awal2 ramadhan. Entah karena malas, kesibukan, keperluan hidup atau mungkin "bosan" mulai terasa ,shingga banyak terlihat saf2 salat Tarawih mengalami "kemajuan", halaqah tadarus mulai digiati oleh kawula tua, orng2 yg sebenrnya tak tahan menghadapi terpaan angin malam ,lantaran kondusi kulit yg mulai keriput, dan kerentaan disekujur tubuhnya " sebgaimana yg terpotret pada foto dibawah ini". Semoga saja, kita semua,hususnya kawula muda diberi anugrah dan kekuatan  Untuk kembali merapatkan barisan shaf, dan menemani mereka yg sdh tua, bersma-sama merasai nikmatnya bibir saat melantunkan surat-surat tuhan Di setengah bulan kedepan, serta mengisi halaqah jagongan bersma mereka di pelataran musolla dsb, dngan kepulan rokok, kopi dan kolak, menu khas bulan puasa. Aminnn..
bukankah kesempatan itu kini tinggal 15 hari, sebuah peluang langka  didepan mata.atau kita akan memilih utk melewatkan dengan sia sia saja. Ya semuanya tinggal pilihan saja, tinggal kitalah yang menentukan, toh walaupun kita sia siakan dtahun ini , Selanjutnya kita akan menggu 11 bulan lamanya, bulan dengan kesempatan emas ini akan kembali tiba..
itupun kalau kita masih ada dan tentunya bersedia menjemputnya.
Tag : Refleksi
0 Komentar untuk "Tadarusi Ramadhan"

Back To Top