Catatan Ide sederhana

AKU TAK BERPUISI














Kau istimewakutatap wajahmu
sejuklah mata
deret-berderet suara
membungkam pita suara

Kau istimewa
sekali berbahasa
pijakan mandi kata
acungan tangan mendetak sapa
merekah dalam busana
kau bahasa pesona
kau alamku yang mempesona
kau mengantarkanku pada tanda koma
kau istimewa
ku ingin kau berpuisi
kau balik meminta
ku ingin kau berpantun
kau mau aku menuntun
aku tak bisa
kau menuntut ada
akupun mengada-ngada
aku berbicara
kau banyak bicara
aku senyapkan bahasa
kau mati kata
kau, memang istimewa.
ya sudahlah tak mengapa
dan jangan tanya bagaimana
ini hanya kata-kata
dan banyak mengada
bukan untuk apa
tak pada siapa
tapi kau, sungguh istimewa
Malang, 13 Muharrom 1438
Tag : Puisi
0 Komentar untuk "AKU TAK BERPUISI"

Back To Top